Fungsi Blending Option pada Photoshop

Assalamu`alaikum wr. wb....
Jumpa lagi dengan admin blog supriet yang akan berbagi informasi penting dan tentunya juga sangat menarik. Bagaimana dengan kabar kalian yang sedang membaca artikel ini, semoga dalam keadaan sehat dan selalu dalam perlindungan Tuhan yang maha ESA....
Baca juga :


Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi tentang fungsi blending options yang ada pada adobe photoshop, sebelum kalian mengerti tentang fungsi blending options, saya akan menjelaskan sedikit tentang apa itu blending options yang ada pada photoshop.


Blending options termasuk salah satu tool yang ada di dalam adobe photoshop. Sesuai dengan namanya, blending tool mampu mencampur berbagai pilihan seperti warna maupun pola tetapi selain pola dan warna, blending option ini memiliki fungsi yang lebih kompleks lagi. Blending options juga bisa memberikan efek 3D pada shape maupun tulisan karena dapat mengadjust bayangan pada shape maupun tulisan sehingga nantinya shape tersebut bisa memiliki kesan 3 dimensi.
Baca juga :


Di dalam blending options terdapat banyak pilihan yang siap memberikan efek 3D pada shape maupun tulisan, setiap opsi memiliki fungsi yang berbeda-beda, kalian bisa bebas memberi campuran efek blending pada karya kalian, kalian juga bisa memberi lebih dari satu ceklis bahkan bisa semua ceklis sehingga sangat bebas dan bermanfaat untuk karya kalian. Untuk cara membuka blending option sendiri yaitu dengan cara klik kanan pada layer yang ingin kalia beri efek blending. Berikut ini adalah gambar tentang blending options.


Coba kalian amati gambar blending option di atas, banyak jenis style yang dapat kalian gunakan seperti Drop Shadow, Inner Shadow, Outer Glow, Inner Glow, Bevel and Emboss, Contour, Texture, Satin, Color Overlay, Gradient Overlay, Pattern Overlay dan Stroke. Saya akan menjelaskan fungsi dari style yang ada pada blending options.
Baca juga :




  • Drop Shadow dan Inner Shadow
Guna dari drop shadow adalah membuat bayangan diluar gambar, sedangkan inner shadow di dalam gambar. Di bawah ini keterangan di area pengaturannya :

Blend mode : kegunaannya pada setiap blend itu berbeda-beda jadi silahkan kalian bisa mencoba satu persatu.
Opacity : untuk mengatur transparant bayangan.
Angel : untuk mengatur arah dengan menggunakan sudut atau derajat.
Spread : untuk mengatur penyebaran bayangan.
Size : untuk mengatur ukuran bayangan.
Contour : seperti mengatur bentuk bayangan tetapi pakai gelombang-gelombang.
Noise : gangguan, biasanya untuk menampilkan grimis-grimis dibayangan.

  • Outer dan Inner Glow
Sebenarnya hampir sama antara Outer dan inner, perbedaannya adalah outer di luar gambar sedangkan inner di dalam gambar. Glow berfungsi untuk menambah sinar pada sisi-sisi gambar, jadi gambarnya seperti bersinar. Untuk penjelasannya adalah sbb :

Blend mode : kegunaannya pada setiap blend itu berbeda-beda jadi silahkan kalian mencoba satu persatu
Opacity : untuk mengatur transparant sinar
Angel :  untuk mengatur arah dengan menggunakan derajat atau sudut
Spread  untuk mengatur penyebaran sinar
Size : untuk mengatur ukuran sinar
Contour : untuk mengatur bentuk sinar tetapi pakai gelombang-gelombang
Noise : bisanya di gunakan untuk menampilkan grimis-grimis di sinar
Range : untuk mengatur jarak sinarnya
Technique : untuk mengatur tehnik penyinaran
Baca juga :



  • Bevel and Emboss, Contour dan Texture
Pada bagian ini efeknya di tambahkan seperti membuat gambar 3D. Di bawah ini adalah penjelasan tentang penggunaan Bevel and Emboss

Style : gaya yang akan kalian gunakan, ada inner, outer, emboss dll
Technique : untuk mengatur tehnik bevel and emboss
Direction : untuk mengatur arah dari Bevel and Embess
Size : ukuran Bevel and Embess
Soften : untuk mengatur kehalusan, semakin halus bentuk 3D semakin bulat
Angel : untuk mengatur arahnya dengan mengunakan derajat atau sudut
Altitude : Untuk mengatur jarak derajat dari titik tengah lingkaran
Gloss Contour : fungsi ini sama saja dengan Contour
Highlight Mode : untuk mengatur gambaran terang pada gambar 3D
Shadow Mode : untuk mengatur sisi gelap dari gambar 3D

  • Satin
Satin merupakan penambahan warna diatas layer, tetapi warna itu bisa diukur angelnya sehingga bisa dibentuk sedemikian rupa, warnanya bisa diatur dengan mengklik warna disamping Blend Mode
Blend mode : masih sama seperti sebelumnya yaitu setiap blend berbeda-beda kegunaannya
Opacity : untuk mengatur transparasi satin
Angel : untuk mengatur arah menggunakan derajat
Size : untuk mengatur ukuran satin
Contour : untuk mengatur sinar tetapi pakai gelombang-gelombang
Distance : untuk mengatur jarak satin di gambar

  • Color, Gradien dan Pattern Overlay
Color overlay untuk menambahkan warna diatas gambar
Gradien overlay sama dengan color overlay tetapi menggunakan gradient atau perpaduan warna
Patten overlay juga sama seperti color overlay dan gradien overlay bedanya adalah menggunakan patern atau bentuk-bentuk untuk menutupi gambar
Baca juga :
Untuk membuat garis di sisi-sisi gambar atau membuat frame, untuk penjelasannya adalah sbb :
Size : untuk ukuran garis sisi
Pasition : posisi garis sisi di luar atau di dalam gambar
Fill type : warna yang ada di atas gambar bisa di ganti antara color atau gradient



Sedikit informasi tentang fungsi Blending Option yang saya sampaikan semoga bermanfaat. Salam kenal dari admin blog supriet, sampai bertemu pada postingan selanjutnya dan jangan lupa share....

6 komentar

terimakasih sudah mau berkunjung, semoga artikel ini bermanfaat

sangat membantu saya dalam belajar photoshop
trims min

kok ketika sy buka blending option gradien overlay ketika di centang tidak ada perubahan

kok ketika sy buka blending option gradien overlay ketika di centang tidak ada perubahan


EmoticonEmoticon